Lega
sich boleh dikata, namun kadang kami merasakan ada semacam hentakan yang
membuat kiprah kami tak bisa binal di kandang profesi sendiri. Sekalipun
akhirnya bisa mengantongi sebuah tampilan yaitu edisi 43 ini, bukan berarti tak
berada di jalan terjal berkelok. Problematika yang bernama penyakit malas, lupa
dan saling berkelit selalu datang bertubi-tubi hingga silih berganti menghampiri
setiap lorong yang mestinya kelar tepat pada waktunya. Tetapi fakta telah berbicara
pada alur sebaliknya.